JEMBER — Kabupaten Jember kembali menunjukkan capaian positif dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025. Melalui Surat Pengumuman Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur Nomor: 200/3791/206.1/2025, tiga inovasi terbaik dari Kabupaten Jember resmi dinyatakan lolos sebagai finalis Top Inovasi Pelayanan Publik.

Ketiga inovasi yang masuk dalam daftar finalis tersebut berasal dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perebunan (TPHP) serta RSD dr. Soebandi Jember. Inovasi pertama adalah SI MEGAPONIK (Biokonversi Maggot Penghasil Pupuk Organik) yang lolos pada kategori Pelaksanaan Program Swasembada Pangan, Air, dan Energi. Inovasi kedua, J-CAKEP (Jember Cegah Amankan Kegawatan Medis Penduduk), milik RSD dr. Soebandi, terpilih pada kategori Penyediaan Layanan Kesehatan. Adapun inovasi ketiga, Pos Pelayanan Agensi Hayati (PPAH) Berbasis Limbah, berhasil melaju pada kategori Pelestarian Lingkungan Hidup.

Sebagai bagian dari rangkaian penilaian KOVABLIK, para finalis dijadwalkan mengikuti tahap presentasi dan wawancara. Untuk paparan hari pertama, kegiatan berlangsung pada Rabu, 26 November 2025, mulai pukul 11.00 sampai 11.35 WIB, di Aula Dinas TPHP Kabupaten Jember, serta disiarkan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, dua inovasi dari Dinas TPHP—yakni PPAH dan SI MEGAPONIK—dipresentasikan oleh Plt. Kepala Dinas TPHP Kabupaten Jember, Ir. M. Sigit Boedi Ismoehartono, M.P. Beliau turut didampingi oleh masing-masing inovator: Bestyan Fikri Diyah Ghoriza, S.P. untuk PPAH dan Fajriyah Ulfah, S.TP., M.P. untuk SI MEGAPONIK. Keduanya memaparkan capaian, manfaat, serta pengembangan inovasi di lapangan.

Penilaian dilakukan oleh juri KOVABLIK yang pada sesi ini diwakili oleh Dr. Rohman Budijanto, S.H., M.H., Direktur Eksekutif The JawaPos Institute of Pro-Otonomi. Juri menyoroti berbagai aspek meliputi urgensi inovasi, dampak terhadap masyarakat, keberlanjutan program, serta potensi replikasi di daerah lain.

Keberhasilan Kabupaten Jember menempatkan tiga inovasi sekaligus di babak final menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui gagasan kreatif dan terukur. Pemerintah Kabupaten Jember berharap capaian ini dapat membawa hasil terbaik pada tahap penilaian akhir KOVABLIK 2025 dan mendorong lahirnya inovasi publik yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.