Jember, 14 November 2025 — Hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Gender dalam Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Pemerintah Daerah (RKAPD) Tahun 2026 kembali dilaksanakan di Aula Bangga Kencana Pemerintah Kabupaten Jember, Jumat (14/11/2025). Pada hari kedua ini, seluruh peserta diarahkan untuk fokus pada pendalaman Gender Analysis Pathway (GAP) serta penyusunan Gender Action Budget (GAB) sebagai bagian penting dari integrasi gender dalam perencanaan daerah.

Kegiatan yang merupakan rangkaian program BERANI II ini didampingi oleh fasilitator dari Kemen PPPA, UN Women, dan PATTIRO. Peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah, organisasi masyarakat sipil, akademisi, komunitas perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas mengikuti rangkaian pelatihan secara aktif. Seluruh peserta diharapkan memiliki kemampuan yang lebih kuat dalam memahami prinsip pengarusutamaan gender dan menerapkannya dalam penyusunan dokumen kerja pemerintah daerah.

Sesi dimulai dengan peninjauan kembali materi hari pertama untuk memastikan kesesuaian alur penyusunan analisis. Setelah itu, peserta kembali dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melanjutkan penyusunan GAP pada subkegiatan ketiga dan keempat. Mereka diminta mengidentifikasi permasalahan, menganalisis akar penyebab, menentukan kelompok sasaran, serta merumuskan indikator dan keluaran program sebagai bagian dari struktur analisis yang lengkap.

Hasil GAP tersebut kemudian dikembangkan menjadi GAB yang bertujuan memastikan alokasi anggaran benar-benar mampu menjawab kebutuhan perempuan, laki-laki, anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas. Fasilitator menegaskan bahwa penggunaan data terpilah dan pendekatan berbasis bukti sangat penting agar intervensi yang dirancang tidak bersifat umum, tetapi tepat sasaran dan relevan dengan kondisi daerah.

Dalam sesi presentasi, setiap kelompok memaparkan draf GAP dan GAB yang telah disusun. Fasilitator memberikan umpan balik terkait logika intervensi, kelengkapan indikator, serta kesesuaiannya dengan mekanisme tagging Anggaran Responsif Gender (ARG) pada SIPD.

Kegiatan ditutup dengan post-test, evaluasi umum, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan menjadi pedoman OPD dalam proses penyusunan RKAPD 2026. Dengan selesainya bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Jember diharapkan semakin siap menerapkan pembangunan yang inklusif, responsif gender, dan berkelanjutan.