JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Jalan Sudarman No.1 Jember. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dengan mengundang Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri RI selaku Narasumber untuk menyampaikan Arahan mengenai Strategi Penguatan Kebijakan dan Sinergi Inovasi Daerah di Kabupaten Jember.
Melalui surat Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember dengan Nomor : 000.9.5/2577/35.09.411/2025 Tanggal 13 Oktober 2025 Hal : Undangan, pemerintah daerah mengundang berbagai unsur pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jember, akademisi, pelaku dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi untuk hadir dalam acara Rapat Koordinasi tersebut.
Pelaksanaan kegiatan ini mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang penilaian dan pemberian penghargaan inovasi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud bahwa dalam rangka mendukung penguatan inovasi daerah maka diperlukan langkah-langkah konkret dan strategis agar inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah tepat sasaran, sehingga dapat bermanfaat dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, baik dalam hal peningkatan kualitas pelayanan, mempersingkat waktu pelayanan, dan mempermudah pelaksanaan pekerjaan.
Sedangkan tujuan pelaksanaan Rapat Koordinasi ini adalah:
a. Memperkuat sinergi dan kolaborasi pentahelix antara Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Media Massa, dan Masyarakat dalam penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Kabupaten Jember;
b. Memotivasi Perangkat Daerah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas serta kematangan inovasi baru yang diciptakan dan kebaharuan inovasi yang telah diimplementasikan sebelumnya, sehingga dapat menunjang peningkatan skor Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Jember yang setiap tahun diukur melalui Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh BSKDN Kemendagri; dan
c. Mendorong penerapan good governance di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember melalui implementasi Inovasi Daerah di Perangkat Daerah masing-masing.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa penguatan ekosistem inovasi daerah merupakan pondasi penting bagi kemajuan dan kemandirian Jember.
“Kami ingin membangun sistem inovasi yang berkelanjutan dan terintegrasi. Inovasi harus menjadi budaya kerja di pemerintahan dan didukung masyarakat. Dengan kolaborasi lintas sektor, Jember akan tumbuh menjadi daerah adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi”.
Bupati Fawait juga menyampaikan bahwa hasil dari rapat koordinasi ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan inovatif daerah ke depan, terutama dalam bidang pelayanan publik, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim inovasi yang terbuka, transparan, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan dan kemajuan seluruh warga Jember.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama Dukungan dan Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah di Kabupaten Jember, antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan Stakeholders yang terkait sebagai wujud dukungan untuk mewujudkan Kabupaten Jember sebagai Daerah yang inovatif dan berdaya saing.
Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Jember dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah untuk meningkatkan daya saing daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor demi terwujudnya Jember Baru Jember Maju.
Bappeda Jember
Pemkab Jember Perkuat Ekosistem Inovasi Daerah, Bupati Muhammad Fawait Pimpin Rapat Koordinasi Strategis Bersama Stakeholders