Jember Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Jember, digelar program bakti sosial bertajuk Gus'e Peduli Kesehatan yang akan dilaksanakan sepanjang Juli hingga September 2025.
Pertemuan koordinasi program ini dilangsungkan pada Selasa (1/7/2025) di Aula Bawah Timur Kantor Pemkab Jember, yang dihadiri oleh perwakilan CSR, rumah sakit daerah, serta instansi terkait. Program ini menjadi bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Program Gus'e Peduli Kesehatan akan mencakup empat jenis layanan utama, yaitu khitanan massal, operasi bibir sumbing, operasi katarak, dan pemasangan kontrasepsi permanen.
Adapun jadwal kegiatan telah ditetapkan sebagai berikut:
Khitanan massal: 6 Juli 2025
Operasi katarak: 31 Juli 2025
Operasi bibir sumbing: 23 Agustus 2025
Pemasangan kontrasepsi permanen: 1920 September 2025
Ketua panitia kegiatan, dr. Ulfa, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi program satu kali, tetapi akan dijadikan agenda tahunan oleh Pemkab Jember. Ini adalah bentuk nyata kepedulian Pemkab Jember terhadap kesehatan warganya, yang didukung penuh oleh forum CSR, ujar dr. Ulfa.
Ia juga menegaskan bahwa peran rumah sakit daerah sangat vital dalam pelaksanaan teknis kegiatan. Karenanya, pihaknya berharap ada sinergi dan koordinasi yang kuat antar lembaga agar semua rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Senada dengan itu, Ketua Forum CSR Kabupaten Jember, M. Miftahur Ridho, menyampaikan bahwa terdapat 60 perusahaan yang tergabung dalam forum ini dan semuanya siap mendukung penuh kegiatan sosial tersebut. Ini menjadi komitmen bersama untuk membangun Jember yang lebih sehat dan sejahtera, katanya.
Program Gus'e Peduli Kesehatan juga menjadi bagian dari visi Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan inklusif bagi seluruh warga, terutama mereka yang kurang mampu.
Dengan langkah kolaboratif ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat Jember semakin meningkat, dan akses terhadap layanan kesehatan semakin terbuka lebar.