Jember – Rangkaian Pemantauan Bersama Program Better Reproductive Health and Rights for All in Indonesia Tahap II (BERANI II) berlanjut pada Kamis (18/9/2025) dengan agenda kunjungan lapangan di Desa Pondokrejo dan Desa Panti, Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program di tingkat masyarakat.

Program BERANI II merupakan kerja sama Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dengan dukungan UNFPA, UNICEF, UN Women, serta Global Affairs Canada (GAC). Program ini telah berjalan sejak Agustus 2023 dan berlangsung hingga Desember 2027 di 26 kabupaten/kota pada 14 provinsi, termasuk Kabupaten Jember sebagai salah satu lokasi model intervensi.

Kunjungan lapangan ini mempertemukan perwakilan kementerian/lembaga pusat, perangkat daerah, mitra pembangunan, serta organisasi masyarakat. Peserta diajak berdialog langsung dengan warga untuk menggali capaian, tantangan, serta kebutuhan dalam isu kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pencegahan praktik berbahaya seperti perkawinan usia anak dan sunat perempuan.

Koordinator Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender, Muhammad Zul Fauzi Sinapoy, menegaskan pentingnya kegiatan lapangan dalam memperkuat arah program. “Kunjungan ini memberi gambaran nyata bagaimana program berjalan di masyarakat. Hasil temuan lapangan akan menjadi dasar dalam merumuskan strategi lanjutan agar implementasi program lebih efektif dan sesuai kondisi daerah”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pondokrejo, Misrianto Effendi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program BERANI II di wilayahnya. “Masyarakat kami merasakan manfaat dari program ini, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dan perlindungan anak. Harapan kami, program ini terus berlanjut agar generasi muda lebih terlindungi”, ungkapnya.

Selain berdialog, kegiatan juga menampilkan partisipasi aktif organisasi masyarakat sipil seperti Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, LPA Muda, Koalisi Perempuan Indonesia, serta Gerakan Peduli Perempuan (GPP). Kehadiran mereka menunjukkan bahwa keberhasilan program membutuhkan sinergi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan komunitas lokal.

Melalui kunjungan lapangan ini, Program BERANI II di Kabupaten Jember diharapkan semakin kuat dalam menjawab tantangan daerah sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.