JEMBER Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP CK) menetapkan Kelurahan Jember Kidul sebagai lokasi prioritas dalam penanganan kawasan kumuh terintegrasi. Hal ini terungkap dalam rapat sosialisasi yang digelar pada Rabu, 25 Juni 2025, bertempat di kantor Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Rapat dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh Lurah Jember Kidul bersama perwakilan DPRKP CK. Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari berbagai instansi, antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, PDAM, Satpol PP, BPN, Dinas PUBMSDA, serta Bidang Tata Ruang dan Pertanahan dan Bidang PSU dari DPRKP CK.

Dalam pertemuan ini, dipaparkan bahwa Kelurahan Jember Kidul termasuk dalam Surat Keputusan (SK) Kumuh dengan cakupan 22 RT dan 8 RW. Kawasan ini menghadapi berbagai persoalan lingkungan, seperti permukiman padat di bantaran sungai, genangan air saat musim hujan, hingga bangunan yang berdiri di atas jaringan irigasi aktif yang mengganggu aliran air.

Menurut pihak DPRKP CK, kondisi ini tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi warga. Oleh karena itu, penanganan kawasan kumuh ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyeluruh dan lintas sektor.

Pemerintah daerah akan mulai menyusun Dokumen Penataan Lingkungan Permukiman Kumuh Skala Kawasan sebagai landasan kebijakan dan perencanaan aksi. Dokumen ini akan mencakup identifikasi masalah, perencanaan teknis, serta strategi kolaboratif dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat.

Tujuan utama penyusunan dokumen ini adalah:

1. Menuntaskan 7 aspek dan 16 parameter permasalahan kumuh.

2. Mewujudkan kolaborasi multipihak dalam penanganan kawasan kumuh.

3. Menyediakan infrastruktur dasar permukiman yang memadai dan berkelanjutan.

Sosialisasi ini juga menjadi ruang diskusi antarinstansi guna membangun sinergi dan komitmen dalam mengatasi permasalahan kawasan kumuh secara efektif dan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap wajah Kelurahan Jember Kidul dapat berubah menjadi kawasan yang lebih tertata, sehat, aman, dan layak huni bagi seluruh warganya. Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci penting untuk mendukung keberhasilan program ini ke depan.