Surabaya, 13 November 2025 — Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, Jember berhasil memborong empat penghargaan dari lima kategori inovasi.
Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3/3161/KPTS/033.2/2025 tanggal 13 November 2025. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., kepada Bupati Jember yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, S.E.
Acara berlangsung di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya dan dihadiri oleh Kepala Daerah, Perwakilan BRIN, Kepala BRIDA/Bapperida/Bappelitbangda/Bappeda, serta inovator dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Jember tampil menonjol dengan empat inovasi unggulan yang mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri.
Inovasi pertama datang dari Dinas Perikanan Kabupaten Jember dengan program OKKE MASE (One Kolam One Keluarga Masyarakat Sejahtera). Program ini sukses meraih predikat Terinovatif V Kategori Inovasi Daerah. Melalui pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga dalam pengelolaan kolam ikan, inovasi ini dinilai mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan warga. OKKE MASE berhak menerima Piala dan Piagam Penghargaan.
Selanjutnya, Desa Sidomulyo Kecamatan Silo melalui inovasi digitalnya, MallDesa, berhasil meraih predikat Terinovatif III Kategori Inovasi Teknologi Berbasis Website/Mobile Apps. Aplikasi ini dinilai efektif mempercepat pelayanan publik di tingkat desa sekaligus memperkuat transformasi digital pemerintahan desa. Atas prestasinya, MallDesa memperoleh Piala, Piagam Penghargaan, dan Uang Pembinaan.
Dari sektor pendidikan, SDN Gelang 07 Kecamatan Sumberbaru menorehkan prestasi dengan inovasi Bricket Limbah Kopi, yang berhasil masuk Top 15 Kategori Inovasi Agribis dan Energi Baru Terbarukan. Inovasi ini mengubah limbah kopi menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Atas kontribusinya, sekolah tersebut menerima Piagam Penghargaan.
Sementara itu, Sanggar Seni Kartika Budaya Kecamatan Ambulu berhasil membawa pulang penghargaan Terinovatif IV Kategori Inovasi Sosial, Budaya, dan Kependudukan melalui kegiatan Festival Kaki Gunung Watu Pecah. Festival ini dinilai sukses melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan daya tarik wisata berbasis komunitas. Sanggar tersebut menerima Piala dan Piagam Penghargaan atas keberhasilannya.
Kepala Bappeda Jember, Arief Tyahyono, S.E., mengungkapkan rasa bangga atas capaian tersebut. “Empat penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat berinovasi di Kabupaten Jember terus tumbuh di berbagai sektor. Pemerintah daerah akan terus mendorong hadirnya inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah”, ujarnya.
Arief menambahkan, Pemkab Jember berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor agar inovasi tidak berhenti pada ide semata, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.
Dengan capaian ini, Kabupaten Jember semakin menegaskan diri sebagai salah satu daerah paling inovatif di Jawa Timur. Empat penghargaan yang diraih menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan semangat perubahan mampu membawa daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Bappeda Jember
Jember Borong Empat Penghargaan di Inotek Award Jawa Timur 2025