Topografi
Informasi Mengenai Profil Daerah : Kondisi Umum Kabupaten Jember
Kabupaten Jember berada pada ketinggian 0-3.300 meter di atas permukaan aut (dpl). Sebagian besar wilayah ini berada pada ketinggian antara 100 hingga 500 meter di atas permukaan laut (37.75%), selebihnya pada ketinggian O sampai dengan 25 m di atas permukaan laut (17,95%), pada ketinggian 25 sampai dengan 100 m di atas permukaan laut (20,70%), pada ketinggian 500 sampai dengan 1.000 m di atas permukaan laut (15,80% ) dan pada ketinggian lebih dari 1.000 m di atas permukaan laut (7.80%)
Wilayah barat daya memiliki dataran dengan ketinggian 0-25 meter dpl. Sedangkan daerah timur laut yang berbatasan dengan Bondowoso, dan tenggara yang berbatasan dengan Banyuwangi memiliki ketinggian di atas 1.000 meter dpl.
Kabupaten Jember merupakan wilayah di Provinsi Jawa Timur yang memiliki bentang alam lengkap, hal ini dikarenakan terdapat laut, pesisir, pegunungan dan gumuk. Gumuk merupakan istilah khusus yang diberikan pada bukit dengan ketinggian berkisar antara 1 meter sampai dengan 57,5 meter. Kabupaten Jember memiliki memiliki 3 (tiga) jenis gumuk yang berbeda dari jenis batuan yang terkandung yaitu gumuk batu, gumuk batu piring dan gumuk pasir. Formasi gumuk ini memberikan beberapa manfaat bagi lingkungan sekitar mulai dari ekologi, iklim makro, pemecah angin hingga penyumbang oksigen bagi masyarakat yang ada di sekitarnya. Dengan adanya gumuk, temperatur di sekitar gumuk menjadi relatif lebih dingin karena banyaknya jenis tanaman yang terdapat di gumuk sehingga menurunkan temperatur sekitar kawasan.
Jumlah gumuk di Kabupaten Jember sebanyak 1.670 buah yang sudah terinventarisir dan 285 buah belum terinventarisir. Keberadaan Gumuk tersebar di beberapa Kecamatan, antara lain: Kecamatan Arjasa, Sumbersari, Jelbuk, Sukowono, Kalisat, Pakusari, Ledokombo, Mayang dan Sumberjambe. Lima tahun terakhir jumlah gumuk mengalami penurunan dan kerusakan sampai 11%. Penurunan dan kerusakan gumuk terjadi karena peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan pembangunan infrastruktur. Gumuk yang dieksploitasi terutama di wilayah Kecamatan Sumbersari. Eksploitasi tersebut bisa saja terus meningkat dan akan berdampak besar bagi kerusakan ekosistem makro di Kabupaten Jember. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember mengajak seluruh elemen masyarakat serta seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga dan mendukung upaya pelestarian gumuk di wilayah Kabupaten Jember.
Wilayah Kecamatan berdasarkan topografinya
0-25 Mdpl
Kencong, Gumukmas, Puger, Wuluhan, Ambulu, Tempurejo, Balung, Umbulsari, Semboro, Jombang, Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari
25-100 Mdpl
Gumukmas, Puger, Wuluhan, Ambulu, Tempurejo, Silo, Mayang. Mumbulsari, Jenggawah, Ajung. Rambipuji, Balung, Umbulsari, Semboro, Sumberbaru, Tanggul Bangsalsari, Panti, Sukorambi, Kaliwates, Sumbersari, Patrang
100-500 Mdpl
Gumukmas, Puger, Wuluhan, Ambulu Tempurejo, Silo, Mayang, Mumbulsari, Jenggawah, Balung, Semboro, Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Panti, Sukorambi, Arjasa, Pakusari, Kalisat, Ledokombo, Sumberjambe, Sukowono, Jelbuk, Kaliwates, Sumbersari, Patrang
500-1.000 Mdpl
Gumukmas, Tempurejo, Silo, Mayang, Mumbulsari, Jenggawah, Sumberbaru, Tanggul, Bangsal Panti, Sukorambi, Arjasa, Ledokon Sumberjambe, Jelbuk
1.000-2.005 Mdpl
Tempurejo, Silo, Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Panti, Sukorambi, Arjasa, Ledokombo, Sumberjambe, Jelbuk
>2.005 Mdpl
Tanggul, Bangsalsari, Panti, Ledokombo, Sumberjambe, Jelbuk